DLH Palangka Raya Imbau Warga Waspada Karhutla, Antisipasi Kemarau Panjang
SOALRAKYAT.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring prediksi musim kemarau panjang tahun ini.
Plt. Kepala DLH Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno, menyampaikan bahwa berdasarkan data BMKG dan BRIN, musim kemarau diperkirakan datang lebih awal dan berlangsung lebih lama, sehingga berpotensi meningkatkan risiko karhutla.
“Kondisi cuaca kering yang berkepanjangan menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dan dampaknya terhadap kualitas udara,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Kehutanan RI, luas karhutla di Kota Palangka Raya menunjukkan tren penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 tercatat seluas 3.892,15 hektare, kemudian turun drastis menjadi 26,08 hektare pada 2024, dan kembali menurun menjadi 7,98 hektare pada 2025.
Meski demikian, Untung menegaskan bahwa upaya pencegahan harus terus diperkuat melalui berbagai inovasi dan pendekatan, termasuk mendorong pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lahan tanpa bakar.
Ia juga menyoroti capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Palangka Raya tahun 2025 yang berada pada angka 70,24 dengan kategori sedang, sebagai indikator bahwa kondisi lingkungan terus dijaga dan ditingkatkan.
Untung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menjaga lingkungan demi mewujudkan Kota Palangka Raya yang bebas dari karhutla.
“Kita ingin masyarakat tidak hanya memahami bahaya karhutla, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.
