Harga Bapok di Palangka Raya Stabil, Inflasi Tetap Terkendali
SOALRAKYAT.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memastikan harga bahan kebutuhan pokok (bapok) di wilayahnya masih relatif stabil, meski sejumlah komoditas mengalami tekanan harga di berbagai daerah.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa kondisi inflasi di kota setempat tetap terkendali berkat terjaganya pasokan bahan pokok.
“Sekalipun terjadi kenaikan harga bahan pokok secara nasional, namun inflasi di Kota Palangka Raya tetap terkendali,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, stabilitas harga tersebut sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan yang masih aman di pasaran. Menurutnya, keberlanjutan distribusi menjadi faktor kunci dalam menjaga kestabilan harga.
“Sekalipun di semua kabupaten/kota mengalami kenaikan harga, terutama bawang merah, cabai, dan ayam ras, yang terpenting adalah pasokan tetap terjaga,” tambahnya.
Berdasarkan data pemantauan harga di Pasar Besar oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya per 13 April 2026, harga sejumlah komoditas utama tidak mengalami kenaikan signifikan.
Harga beras medium tercatat Rp14.000 per kilogram, beras premium Rp17.000 per kilogram, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras berada di harga Rp30.400 per kilogram, daging ayam ras Rp35.000 per kilogram, serta minyak goreng kemasan sekitar Rp15.700 per liter.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di angka Rp47.000 dan Rp40.000 per kilogram. Bahkan, pada kelompok cabai justru terjadi penurunan harga, di antaranya cabai rawit hijau turun sekitar 7 persen dan cabai rawit merah turun hingga 11 persen.
Di sisi lain, kenaikan harga tercatat pada komoditas ikan nila yang naik sekitar Rp5.000 per kilogram atau sekitar 11 persen dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, pasokan bahan pokok masih terjaga, sehingga harga tetap stabil. Ini merupakan hasil kerja dan sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga distribusi dan ketersediaan bahan pokok,” pungkas Zaini.
