Tokio Auto Banjarmasin Hadirkan Pelatihan PPF, Dorong Industri Otomotif Banua Maju
BANJARMASIN, shalokalindonesia.com – Tokio Auto (Platinum Banjarmasin) menggelar kegiatan pengenalan produk sekaligus pelatihan teknik dasar pemasangan Paint Protection Film (PPF) secara gratis bagi para pelaku otomotif, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di gerai Tokio Auto, Jalan A. Yani Km 8,5 ini menghadirkan narasumber berpengalaman dari luar Indonesia (Australia), yakni Vaughan Philip selaku Technical Services Manager, Graphics Solutions wilayah ANZ & ASEAN, serta Yanuaji A. Pamungkas sebagai Technical Service Specialist Automotive and Graphics Solutions ASEAN.
Owner Tokio Auto Banjarmasin, Yohanes, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang otomotif, khususnya dalam teknologi perlindungan kendaraan.
Ia menambahkan, peserta yang berhadir dari daerah Rantau, Barabai hingga Banjarmasin.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan wawasan sekaligus keterampilan dasar kepada para peserta mengenai pemasangan PPF yang benar dan profesional. Ini juga menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang mengikuti standar internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, teknologi PPF kini semakin diminati karena mampu melindungi cat kendaraan dari goresan, paparan sinar UV, hingga kerusakan ringan lainnya, sehingga penting bagi teknisi untuk memahami teknik pemasangan yang tepat.
Sementara itu, salah satu peserta, Aji, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan gratis tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga langsung dipraktikkan.
“Ini sangat bermanfaat, apalagi kami bisa belajar langsung dari ahli internasional. Jadi lebih paham teknik yang benar dan hasilnya juga bisa lebih maksimal,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha detailing, teknisi otomotif, hingga pecinta modifikasi kendaraan di Kalimantan Selatan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kemampuan teknisi lokal semakin meningkat serta mampu bersaing di industri otomotif yang terus berkembang, khususnya dalam layanan perlindungan kendaraan berbasis teknologi modern. (na)
