Polisi Ungkap Kasus Pengeroyokan di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap

SOALRAKYAT.COM, BANJARMASIN – Aksi pengeroyokan yang terjadi di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, berhasil diungkap jajaran Polresta Banjarmasin. Tiga remaja yang diduga sebagai pelaku telah diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Plh. Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R.K. Siregar melalui Kasi Humas Ipda Adi Harry Sucahyo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 04.00 Wita.

“Tiga orang remaja yang diduga kuat melakukan pengeroyokan berhasil kami amankan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polri. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek Banjarmasin Utara dan Ops Macan Resta Sat Reskrim Polresta Banjarmasin melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap para pelaku.

Ketiga remaja yang diamankan masing-masing berinisial MI (20), KA (16), dan MDA (16). Polisi juga menyita barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit serta satu potong kayu yang digunakan saat kejadian.

Diketahui, korban dalam peristiwa ini berjumlah dua orang, yakni AP (20) dan MH (20). Keduanya mengalami luka akibat serangan para pelaku.

Peristiwa bermula saat korban bersama temannya sedang nongkrong di sebuah warung kopi. Tiba-tiba, para pelaku datang dan menanyakan dugaan pemukulan terhadap teman mereka. Meski telah dibantah oleh korban, para pelaku tetap melakukan pengeroyokan.

“Korban sempat meninggalkan lokasi, namun para pelaku mengejar sambil mengancam menggunakan senjata tajam,” jelasnya.

Aksi pengeroyokan kemudian terjadi di Jalan Padat Karya. Akibatnya, korban MH mengalami luka di kepala, sementara AP mengalami luka di bagian mata sebelah kiri.

Setelah menerima laporan, petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan ketiga pelaku keesokan harinya. Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Banjarmasin Utara untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui apakah ada pelaku lainnya,” tambahnya.

Pihak kepolisian turut mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian melalui layanan darurat.

“Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Kami siap menindaklanjuti setiap laporan secara cepat dan profesional,” tutupnya.

NASIONAL

EKONOMI BISNIS