Pemko Palangka Raya Gelar Bimtek Statistik Sektoral, Dorong Data Berkualitas untuk Kebijakan

 

SOALRAKYAT.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral dengan tema Kolaborasi dan Sinergi Tata Kelola Data dalam Mewujudkan Statistik Berkualitas, Bermakna dan Berdampak.

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, tersebut berlangsung di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (8/4/2026).

Dalam sambutannya, Arbert menegaskan bahwa di era transformasi digital, data memiliki peran strategis sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

“Data bukan lagi sekadar angka, tetapi merupakan The New Oil yang memiliki nilai strategis apabila dikelola dengan baik. Data menjadi kompas dalam menentukan arah kebijakan agar lebih presisi, efisien, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan bimtek ini memiliki peran penting dalam mendukung akurasi kebijakan, evaluasi kinerja pembangunan, serta transparansi publik.

“Data yang tidak akurat akan menghasilkan kebijakan yang tidak tepat. Oleh karena itu, penguatan statistik sektoral menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Arbert juga menginstruksikan seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di instansi masing-masing.

“Saya berharap peserta dapat menjadi agen statistik di perangkat daerah masing-masing serta memperkuat koordinasi antar perangkat daerah agar pengelolaan data semakin terintegrasi,” tambahnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya yang berperan sebagai narasumber sekaligus mitra strategis dalam mendukung penguatan statistik sektoral di daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPS menjadi kunci dalam mewujudkan kebijakan Satu Data Indonesia, sehingga data yang dihasilkan memiliki standar kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara nasional.

Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

NASIONAL

EKONOMI BISNIS