Perangi Narkoba dari Akar Rumput, LDII Tanah Laut Gandeng BNNK Tala

 


TANAHLAUT, soalkalsel.com- Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Tanah Laut menjalin kerja sama resmi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanah Laut (BNNK Tala) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Selasa (3/2/2026).

Kesepakatan yang dilaksanakan di Kantor BNNK Tala tersebut ditandatangani oleh Ketua DPD LDII Tanah Laut Anton Kuswoyo bersama Kepala BNNK Tala Ferey Hidayat R., S.I.K. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Tanah Laut.

Kepala BNNK Tala Ferey Hidayat menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba memerlukan sinergi lintas sektor dan tidak dapat hanya mengandalkan peran aparat penegak hukum. 

Menurutnya, keterlibatan organisasi kemasyarakatan, khususnya ormas keagamaan, menjadi kunci penting dalam membangun ketahanan masyarakat dari bahaya narkotika.

“BNN membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. LDII memiliki basis hingga tingkat bawah, sehingga perannya sangat strategis dalam memberikan edukasi, pembinaan moral, dan pencegahan sejak dini,” ujar Ferey.

Ia berharap kerja sama ini dapat diwujudkan dalam berbagai kegiatan nyata seperti sosialisasi, penyuluhan, serta program P4GN yang berkesinambungan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Tanah Laut Anton Kuswoyo menyatakan kesiapan pihaknya untuk terlibat aktif dalam mendukung program-program BNNK Tala, khususnya dalam upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

“Sinergi ini sejalan dengan misi LDII dalam membina masyarakat agar berperilaku sehat, berakhlak baik, dan menjauhi penyalahgunaan narkotika,” kata Anton.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari implementasi delapan program pengabdian LDII untuk bangsa, terutama di sektor kesehatan dan pembinaan generasi muda. Anton juga berharap MoU ini dapat diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar seremoni.

Dalam kesempatan yang sama, Anton turut memperkenalkan program unggulan LDII Tanah Laut di bidang ketahanan pangan, yakni pengembangan tanaman sorgum sebagai alternatif pangan sehat.

“Sorgum memiliki nilai gizi yang baik, rendah gula, bebas gluten, serta kaya serat dan protein, sehingga berpotensi menjadi pilihan pangan masa depan,” jelasnya.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala BNNK Tala. Ferey menilai pengembangan sorgum dapat dikolaborasikan dengan program rehabilitasi narkoba sebagai bagian dari pelatihan dan pemberdayaan warga binaan.

“Kami memiliki lahan yang siap dimanfaatkan. Ke depan, pengembangan sorgum ini bisa menjadi kegiatan produktif bagi peserta rehabilitasi, bahkan berpotensi dikembangkan di kawasan pesisir,” ungkapnya.

Melalui kerja sama ini, DPD LDII Tanah Laut dan BNNK Tala optimistis dapat memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. (na)



NASIONAL

EKONOMI BISNIS