Palangka Raya Target Pertahankan Juara Umum di FBIM Kalteng 2026
SOALRAKYAT.COM, PALANGKA RAYA – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kalimantan Tengah kembali digelar di Kota Palangka Raya. Festival tahunan tersebut menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi khas Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas.
Pada pelaksanaan FBIM 2026, Kontingen Kota Palangka Raya mengirimkan sebanyak 156 peserta yang terdiri dari 8 ofisial, 14 koordinator, 29 pendamping, serta 105 peserta lomba.
Kontingen Kota Palangka Raya akan mengikuti 12 cabang lomba dan pertunjukan budaya, di antaranya sepak sawut, balogo, habayang, besei kambe, manyipet, dan mangaruhi. Selain itu juga mengikuti manjawet uwei, kuliner tradisional kenta, pemilihan Jagau Nyai Kalimantan Tengah, karnaval budaya, parade tradisi lisan, hingga parade tari daerah.
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya sekaligus Ketua Kontingen Kota Palangka Raya, Arbert Tombak mengatakan seluruh kontingen telah siap mengikuti Festival Budaya Isen Mulang 2026.
Menurutnya, kesiapan tersebut bukan sekadar bentuk partisipasi daerah, melainkan juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat identitas budaya daerah, meningkatkan peran pelaku seni dan budaya, serta mempererat persatuan antarkabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
“Keikutsertaan kontingen Kota Palangka Raya ini bertujuan selain untuk melestarikan seni budaya dan olahraga tradisional, juga untuk mempertahankan juara umum yang berhasil diraih pada tahun 2025,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Arbert menegaskan, keikutsertaan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam FBIM tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari ofisial, tim pendamping, seniman hingga budayawan Kota Palangka Raya.
“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam penyelenggaraan FBIM tahun ini. Harapannya, Kota Palangka Raya dapat kembali mempertahankan prestasi sebagai juara umum seperti tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Festival Budaya Isen Mulang 2026 akan berlangsung di sejumlah lokasi, di antaranya Stadion Tuah Pahoe, GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, kawasan Jembatan Kahayan, Bundaran Talawang, dan halaman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah pada 17–23 Mei 2026.
