DWP Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Kerajinan Bunga Kain Stocking untuk Dorong Ekonomi Keluarga
SOALRAKYAT.COM, BATULICIN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar pelatihan peningkatan ekonomi keluarga melalui praktik kerajinan tangan membuat hiasan bunga dari kain stocking di Simpang Empat, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan pertemuan bulanan DWP tersebut diikuti anggota dari berbagai instansi, dengan pelaksana kegiatan berasal dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfosp), Dinas Pekerjaan Umum, KSOP, dan Kecamatan Angsana.
Ketua DWP Kabupaten Tanah Bumbu, Siti Masitah Eryanto Rais mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas anggota DWP dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga.
“Di tengah perkembangan zaman dan tantangan ekonomi yang semakin dinamis, peran perempuan tidak hanya sebagai pendamping keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi rumah tangga yang produktif, mandiri, dan inovatif,” ujarnya.
Menurutnya, kerajinan tangan menjadi salah satu peluang usaha rumahan yang dapat dijalankan dengan modal relatif kecil namun memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Selain menjadi sarana menyalurkan kreativitas, produk handmade juga memiliki daya tarik tersendiri karena dianggap unik dan bernilai seni.
“Kerajinan tangan seperti ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga bisa menjadi peluang usaha yang membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” tambahnya.
Siti Masitah berharap melalui pelatihan tersebut anggota DWP dapat memperoleh keterampilan baru sekaligus motivasi untuk mengembangkan usaha mandiri berbasis kreativitas.
Sementara itu, laporan kegiatan disampaikan oleh Christine Damayanti dari Diskominfosp. Ia menjelaskan pelatihan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antaranggota dan pengurus DWP.
Pada kesempatan itu, pelatihan menghadirkan narasumber Rusnawati, seorang pelaku UMKM yang memberikan praktik langsung pembuatan hiasan bunga dari kain stocking.
Peserta diperkenalkan dengan berbagai alat dan bahan yang digunakan, seperti kain stocking khusus, kawat, lem floral, benang, tang, gunting, hingga pot bunga. Dalam sesi praktik, peserta diajarkan tahapan pembuatan bunga mulai dari membentuk kawat menjadi kelopak, melapisi dengan kain stocking, hingga menyusun bunga dalam pot hias.
Kegiatan berlangsung penuh antusias. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap tahapan praktik dan berharap keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi peluang usaha kreatif yang bernilai ekonomis.
