Kemensos Salurkan Bantuan Kebencanaan di Sumatra, 270 Ribu Jiwa Terima Jadup

 

SOALRAKYAT.COM, JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan penyaluran bantuan sosial kebencanaan bagi warga terdampak bencana alam di wilayah Sumatra terus berjalan.

Hingga saat ini, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan berupa isian rumah, stimulan ekonomi, serta jaminan hidup (jadup) kepada puluhan ribu keluarga, dengan total penerima manfaat mencapai lebih dari 270 ribu jiwa.

“Sampai hari ini sudah ada 75 ribu kepala keluarga dan 270 ribu jiwa yang terverifikasi sebagai penerima jadup,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, proses verifikasi data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah terus dilakukan secara berlapis guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Kemensos juga mulai menyalurkan bantuan lanjutan di tiga kabupaten terdampak, yakni Kabupaten Agam di Sumatera Barat, serta Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Pidie Jaya di Provinsi Aceh.

Di Kabupaten Agam, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp11,7 miliar, meliputi jaminan hidup untuk 8.195 jiwa, santunan ahli waris tahap kedua untuk delapan jiwa senilai Rp120 juta, serta santunan luka bagi 105 jiwa sebesar Rp525 juta.

Sementara itu di Kabupaten Bireuen, total bantuan mencapai Rp22,1 miliar yang mencakup jaminan hidup bagi 16.334 jiwa serta bantuan isian rumah dan stimulan ekonomi untuk 4.759 kepala keluarga.

Adapun di Kabupaten Pidie Jaya, bantuan yang disalurkan mencapai Rp20,75 miliar, terdiri dari jaminan hidup bagi 15.377 jiwa serta bantuan isian rumah dan stimulan ekonomi untuk 4.325 kepala keluarga.

Secara keseluruhan, total bantuan lanjutan yang disalurkan untuk tiga daerah tersebut mencapai Rp54,57 miliar.

Gus Ipul menyebutkan distribusi bantuan di tiga wilayah tersebut dimulai segera dan ditargetkan rampung paling lambat awal pekan depan.

“Meskipun hari libur, PT Pos Indonesia akan tetap menyalurkan bantuan,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses verifikasi data di sejumlah kabupaten lainnya masih terus berjalan dan diharapkan dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat.

“Insya Allah dalam minggu-minggu berikutnya seluruh data yang sudah terverifikasi akan segera kami salurkan,” pungkasnya.


NASIONAL

EKONOMI BISNIS