Menag Resmikan Fakultas Saintek UHN Sugriwa, Dorong Integrasi Sains, Teknologi, dan Nilai Spiritual
SOALRAKYAT.COM, BANGLI - Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Bangli, Senin (23/3/2026). Kehadiran fakultas baru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan menghadapi tantangan era digital.
Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa pembukaan Fakultas Saintek bukan sekadar penambahan struktur akademik, tetapi juga simbol penting bahwa perguruan tinggi keagamaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Fakultas Saintek ini bukan sekadar penambahan struktur akademik, tetapi menjadi simbol penting bahwa perguruan tinggi keagamaan harus adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Nasaruddin Umar.
Ia menilai kehadiran fakultas tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kemajuan kecerdasan buatan dan berbagai bentuk disrupsi digital.
Menurutnya, perguruan tinggi keagamaan tidak boleh tertinggal dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun di sisi lain, sains juga harus tetap berjalan seiring dengan nilai-nilai moral dan spiritual.
“Kalau perguruan tinggi keagamaan tidak berani masuk ke wilayah sains dan teknologi, maka akan tertinggal. Namun sebaliknya, sains juga tidak boleh berjalan tanpa nilai,” tegasnya.
Menag juga menyoroti posisi strategis UHN Sugriwa dalam mengembangkan pendekatan ilmu pengetahuan yang berpijak pada nilai spiritual dan kearifan lokal. Ia berharap kampus tersebut mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan tanggung jawab moral.
Selain itu, ia mendorong integrasi teknologi dengan kekayaan tradisi, seperti digitalisasi naskah-naskah kuno serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelestarian budaya dan lingkungan.
“Teknologi harus digunakan untuk kemaslahatan, termasuk menjaga warisan budaya dan alam. Di sinilah peran penting perguruan tinggi keagamaan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Menag juga memberikan pembinaan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kampus. Ia mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan umat beragama.
“ASN bukan hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi teladan dan perekat harmoni sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor I Gusti Ngurah Sudiana menyampaikan bahwa peresmian Fakultas Saintek menjadi tonggak penting dalam pengembangan institusi menuju perguruan tinggi berdaya saing global.
Ia menjelaskan bahwa saat ini UHN Sugriwa mengelola 25 program studi, dengan 11 di antaranya atau sekitar 40 persen telah meraih akreditasi unggul. Dari sisi sumber daya manusia, kampus tersebut didukung oleh 246 tenaga pendidik dan 104 tenaga kependidikan, termasuk 19 guru besar.
“Fakultas Saintek diharapkan menjadi penguat bagi program studi umum serta mendukung visi kami menuju world class university,” jelasnya.
Rektor juga menegaskan komitmen kampus dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama, seperti penguatan moderasi beragama serta pelestarian lingkungan melalui berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
Peresmian fakultas ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama, dilanjutkan dengan penanaman pohon dan peninjauan sejumlah fasilitas kampus bersama pimpinan universitas dan para tamu undangan.
Melalui pembukaan Fakultas Saintek ini, UHN Sugriwa diharapkan mampu melahirkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dan budaya bangsa.
