Upaya Pencegahan DBD Terus Digencarkan, Warga Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan
SOALRAKYAT.COM, PALANGKA RAYA - Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan dengan mendorong masyarakat untuk melakukan berbagai langkah sederhana namun efektif. Beberapa di antaranya adalah memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi rumah, melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, menyimpan pakaian bekas pakai di tempat tertutup, memberikan larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dikuras, serta memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar.
Risna menegaskan bahwa tindakan fogging hanya berfungsi untuk membunuh nyamuk dewasa. Oleh karena itu, apabila jentik nyamuk masih ada, maka risiko terjadinya kasus DBD berulang tetap tinggi.
“Mengingat wilayah Mendawai termasuk daerah dengan riwayat risiko tinggi DBD, di mana terdapat tumpukan sampah dan barang-barang bekas yang terkadang tergenang air, maka potensi ditemukannya jentik nyamuk sangat besar. Saat air menggenang di tumpukan sampah tersebut, nyamuk akan bertelur dan siklus penularan dapat terus berulang,” ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan, apabila di suatu wilayah telah ditemukan kasus DBD, maka kemungkinan berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD akan semakin besar.
Untuk itu, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dengan mengelola sampah dan barang bekas yang berpotensi menampung air.
Dengan peran aktif masyarakat, diharapkan angka kasus DBD dapat ditekan dan lingkungan yang sehat dapat terus terjaga. (MC Kota Palangka Raya)
