Prabowo Panggil Menteri PKP, Proyek 141 Ribu Rumah Subsidi Dikebut
![]() |
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam itu membahas sejumlah langkah strategis terkait program perumahan nasional, khususnya rumah bersubsidi.
“Presiden Prabowo menerima Menteri PKP Maruarar Sirait di kediaman pribadi Hambalang. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai hal terkait percepatan program perumahan,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menerima laporan perkembangan proyek rumah susun bersubsidi, termasuk pelaksanaan land clearing lahan seluas 30 hektare di Cikarang, Kabupaten Bekasi, yang akan digunakan untuk pembangunan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Selain itu, pemerintah juga melaporkan kesiapan groundbreaking pembangunan 141.000 unit rumah bersubsidi yang tersebar di tiga kawasan strategis. Lokasi-lokasi tersebut dirancang berdekatan dengan sekolah, rumah sakit, kawasan perkantoran dan industri, serta akses jalan utama.
Pembangunan besar-besaran ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 80 ribu tenaga kerja lintas sektor sekaligus mendorong percepatan perputaran ekonomi di daerah.
Teddy menegaskan, Presiden Prabowo berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak melalui penyediaan rumah bersubsidi yang dibarengi dengan pemangkasan perizinan dan biaya administrasi.
“Presiden menginginkan agar sebanyak mungkin warga Indonesia dapat memiliki hunian yang layak dan terjangkau. Salah satu langkah konkret adalah penyederhanaan perizinan serta pengurangan biaya administrasi,” tegasnya.
Langkah ini menunjukkan orientasi pemerintahan Presiden Prabowo yang tidak hanya fokus pada perumusan kebijakan, tetapi juga terjun langsung mengawal pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
